RSS

Beban Berat Sebagai Konsekuensi Status

08 Okt

Di antara tuntutan kehidupan dunia yang melelahkan adalah kedudukan.
Ibnul Wardi mengatakan,

Beban berat karena kedudukan telah melemahkan kesabaranku.
Wahai deritaku, semuanya karena interaksi dengan semua kerendahan.

Maksud bait syair ini adalah bahwa konsekuensi dari kedudukan itu sangat mahal, dan dapat menurunkan kesehatan. Hanya sedikit orang yang mampu membayar ketentuan pajak sehari-harinya; mulai dari keringatnya, darahnya, nama baiknya, waktu istirahatnya, kehormatannya, sampai harga dirinya.

Sabda Rasulullah, “Janganlah engkau menuntut kekuasaan.” Sabdanya yang lain berbunyi,  “Alangkah bahagianya orang yang menyusui, dan alangkah sengsaranya orang yang menyusu.”

Allah Swt. berfirman,

“Telah hilang kekuasaanku dariku.” (QS. Al-Hâqqah: 29)

Seorang penyair berkata,

Biarkanlah dunia datang menemuimu dengan sendirinya,
bukankah ujung dunia adalah kebinasaan.

Bayangkan bahwa dunia ini datang dengan segala sesuatunya. Selanjutnya, akan kemana perginya? Pasti, menuju ujung kefanaan:

“Dan, tetap kekal Wajah Rabb-mu yang mempunyai kebenaran dan kemuliaan.” (QS. Ar-Rahman: 27)

Seorang yang shalih pernah berkata kepada anaknya, “Janganlah kamu menjadi kepala (pemimpin), sebab kepala banyak menahan rasa nyeri.”

Maksud dari ucapan seorang yang shalih itu ialah bahwa jangan terlalu senang untuk menonjolkan diri dan ingin menjadi pemimpin. Sebab kritikan, umpatan, pelecehan, dan serangan itu sasarannya tak lain hanyalah orang-orang yang berada di barisan paling depan.

Separuh manusia adalah musuh bagi orang yang memegang kendali kekuasaan jika dia adil.

(Sumber: La Tahzan; Dr. ‘Aidh al-Qarni)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 8 Oktober 2015 in Renungan

 

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s