RSS

Siapa Menanam, Akan Mengetam

20 Jun

Sejumlah kalangan bijak mengatakan bahwa orang yang selalu mencari-cari aib orang lain itu bagaikan lalat yang hanya akan hinggap pada luka. Dan orang mulai terjangkiti kata “akan tetapi”, sehingga setiap kali mengatakan tentang seseorang selalu saja : “Ada kebaikan dalam dirinya, akan tetapi…” Perhatikan apa yang dikatakan setelah “akan tetapi” itu, yang pasti kritik, nada menyalahkan, dan pernyataan yang menjatuhkan.

“Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela.” (QS. Al-Humazah: 1)

“Yang banyak mencela, yang kian kemari menghambur fitnah.” (QS. Al-Qalam: 11)

“Dan, janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain.” (QS. Al-Hujurât: 12)

Kebahagiaanku dan kebahagiaanmu itu terletak dalam bagaimana membahagiakan orang lain, bagaimana menciptakan kegembiraan pada diri mereka, dan bagaimana menempatkan potensi, kemampuan, dan kebaikan mereka. Sejauh pengamatan saya, semakin kita menghormati, memperhatikan dan mengakui kebaikan orang lain, maka akan semakin besar pula penghormatan, perhatian, dan pengakuan mereka terhadap diri kita.

Sebaliknya, semakin kita tak acuh dan berpaling dari mereka maka semakin pula mereka tak acuh dan berpaling dari kita.

“Sebagai pembalasan yang setimpal.” (QS. An-Nabâ’: 26)

Apakah bisa dikatakan orang cerdas, orang yang ingin dihormati orang lain sementara dia sendiri menginginkan orang lain terpuruk? Tentu saja sangat tidak adil.

“Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang.” (QS. Al-Muthaffifin: 1)

(Dari: La Tahzan, Dr. ‘Aidh al-Qarni)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 20 Juni 2015 in Renungan

 

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s