RSS

Maha Suci Allah Yang Maha Hidup Tak Kenal Mati

08 Jul

Imam Malik adalah seorang penulis terkenal. Beliau telah menulis kitab-kitab rujukan Islam dan tulisan-tulisan lain yang banyak. Memang, beliau adalah salah seorang ulama Islam terbesar pada masanya maupun sesudahnya. Dan tentu saja, para penganut dan murid-muridnya pun banyak pula. Bahkan, di antaranya ada yang senantiasa mengikuti kemana pun beliau pergi. Sejengkal pun tak pernah berpisah dari sisi beliau, seolah awan yang selalu menaunginya. Mereka belajar dan mengulang-ulang pelajaran darinya. Demikianlah seterusnya, hingga beliau meninggal dunia.

Sebelum meninggal, pernah beliau berjanji akan tetap berkunjung kepada murid-muridnya kelak kalau sudah mati lewat mimpi. Lewat mimpi itu beliau hendak meneruskan pelajaran dan ilmunya. Dan betul juga, pada hari kedua dan seterusnya setelah wafatnya beliau muncul dalam mimpi. Satu demi satu murid-muridnya didatangi. Dan terjadilah tanya jawab antara sang Imam dengan muridnya.

“Apa yang tuan alami, hai tuanku Imam?” tanya murid-murid dalam mimpi mereka.

“Tuhan telah mengampuni aku, dan para malaikat memberi kabar gembira padaku tentang surga yang tersedia untukku,” jawab sang Imam.

Bukan main gembiranya murid-murid itu mendengar pengakuan gurunya, “Dengan amal apakah kiranya Allah mengampuni tuan dan memasukkan ke dalam surga?”

Mereka menunggu, jawaban apakah kiranya yang bakal disampaikan oleh guru mereka. Di antara mereka ada yang menyangka, barangkali karena banyaknya shalat, sehingga gurunya itu dimasukkan ke dalam surga, atau karena sering berpuasa.

Dan yang lain menyangka, boleh jadi karena ketekunan beliau dalam belajar dan kesungguhannya dalam mengajar murid-muridnya.

Tetapi, ternyata sang Imam mengatakan, “Semasa aku hidup, bila melihat orang mati, maka aku katakan:

سُبْحَانٌ الْحَيِّ الَّذِىْ لَايَمُوْتُ
” Maha Suci Allah Yang Hidup tiada akan mati.”

Perhatikanlah, iman dan keyakinan manakah yang senantiasa diucap-ucapkan Imam Malik, hingga dengan itu Tuhan berkenan memasukkan beliau ke dalam surga-Nya?

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 8 Juli 2014 in Kisah-kisah Teladan, Renungan

 

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s