RSS

Wasiat Bagi Sang Pendidik

06 Jul

Suatu Imam Syafi’i r.a.  masuk ke ruangan Khalifah Harun Ar-Rasyid, ketika itu beliau pergi bersama Siraj pembantu raja, lantas beliau dipersilahkan duduk bersama Abu Abdush Shamad, guru anak-anak Khalifah Harun Ar-Rasyid. Siraj berkata kepada Imam Syafi’i, “Wahai Abu Abdillah, mereka itu adalah anak-anak amirul mu’minin, dan beliau ini adalah yang dipercaya mendidik mereka semua, andai engkau berkenan memberi pesan kepada mereka.”

Imam Syafi’i pun mendekati Abu Abdush Shamad dan berkata:

“Hendaknya yang pertama kali engkau lakukan dalam memperbaiki mereka, -anak-anak amirul mu’minin- adalah dengan memperbaiki dirimu dahulu, karena pandangan mereka adalah pandanganmu. Apa yang baik menurutmu baik pula bagi mereka, dan apa yang buruk menurutmu mereka pun turut membencinya. Ajarkan kepada mereka kitabullah dan jangan kamu menumbuhkan kebencian mereka terhadap Al-Qur’an sehingga ia akan berpaling darinya, jangan biarkan mereka jauh dari Al-Qur’an sehingga membuat mereka lari darinya. Lalu ajarkan kepada mereka syair yang terbaik dan hadits yang mulia. Jangan berpindah dalam mengajarkan kepada mereka satu materi ke materi lain sampai mereka betul-betul menguasainya, karena jika terlalu banyak ungkapan yang ia dengar, akan menyesatkan pemahamannya.”

(Nasihat Imam Syafi’i)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 6 Juli 2014 in Renungan

 

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s