RSS

Kebebasan Itu Nikmat Sekali

05 Mar

Ar-Rasyid dalam bukunya yang berjudul Al-Masar menuliskan: “Orang yang memiliki roti sebanyak tiga ratus enam puluh potong, sekaleng minyak, dan seribu enam ratus biji kurma, tidak akan pernah diperbudak oleh orang lain.”

Seorang ulama salaf mengatakan, “Orang yang merasa sudah cukup dengan roti kering dan air akan terhindar dari perbudakan, kecuali (perbudakan) kepada Allah.”

“Padahal tidak ada seorang pun yang memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya.”  (QS. Al-Lail: 19)

Seorang penyair berkata,

Kutaati semua hasratku, tapi dia memperbudakku
kalau saja aku puas dengan yang ada, aku pasti menjadi orang merdeka.

Orang-orang yang berusaha mencapai kebahagiaan dengan cara mengumpulkan harta benda, kedudukan atau jabatan pasti sadar bahwa mereka merugi. Tak ada lain yang bisa diraihnya. Mereka tidak akan mendapatkan apa-apa kecuali kesuntukan dan kegelisahan.

“Dan, sesungguhnya kamu datang kepada Kami sendiri-sendiri sebagaimana kamu Kami ciptakan pada mulanya, dan kamu tinggalkan di belakangmu (di dunia) apa yang telah Kami karuniakan kepadamu.”  (QS. Al-An’am: 94)

“Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.”  (QS. Al-A’la: 16-17)

(Dikutip dari La Tahzan – Dr. ‘Aidh al-Qarni)

Posted from WordPress for Android

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 5 Maret 2014 in Renungan

 

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s