RSS

Kehidupan Itu Seluruhnya Susah Payah

25 Feb

Jangan bersedih dengan keruwetan hidup, sebab memang demikianlah kehidupan itu diciptakan. Pada dasarnya kehidupan ini adalah susah payah dan bercapek-capek. Kegembiraan yang ada di dalamnya adalah sesuatu yang insidential, dan suka cita juga merupakan sesuatu yang sangat jarang terjadi. Anda merasakan manisnya hidup ini, namun Allah tidak ridha untuk menjadikannya sebagai tempat tinggal bagi wali-wali-Nya.

Seandainya dunia ini bukan tempat ujian, pastilah di dalamnya tidak ada sakit dan keruwetan hidup. Dan, para nabi serta orang-orang terpilih tidak akan tertekan dalam kehidupan yang sengsara: Nabi Adam terus didera ujian selama hidupnya hingga meninggal; Nabi Nuh didustakan dan diejek oleh kaumnya. Ibrahim diuji dengan api dan dengan perintah menyembelih anaknya; Nabi Ya’qub menangis hingga matanya buta; Nabi Musa harus menghadapi kekejaman Fir’aun dan menerima ujian berat dari kaumnya sendiri. Selain itu, Nabi Isa ibn Maryam hidup dalam kesusahan dan miskin, dan Nabi Muhammad harus bersabar dengan kemiskinan yang dia alami. Pamannya, Hamzah, terbunuh, padahal dia adalah salah satu keluarga dekatnya yang paling dicintai. Rasulullah juga diusir oleh kaumnya. Dan masih banyak lagi cerita menyedihkan yang dialami oleh nabi-nabi yang lain, yang tidak mungkin disebutkan satu persatu di sini. Dan, kalaupun dunia ini diciptakan untuk kelezatan, maka orang mukmin tidak berhak mendapatkan kelezatan itu. Sebab, Rasulullah pernah bersabda, “Dunia ini adalah penjara (bagi) orang mukmin dan surga (bagi) orang-orang kafir.” Di dunia inilah orang-orang salih dipenjarakan, para ulama mendapat ujian dan cobaan, para wali-wali disengsarakan, dan minuman-minuman para shadiqin dikeruhkan.

(Dikutip dari La Tahzan – Dr. ‘Aidh al-Qarni)

Posted from WordPress for Android

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 25 Februari 2014 in Renungan

 

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s