RSS

Rabb yang Tak Pernah Zalim dan Aniaya

13 Feb

Tidakkah anda berhak untuk bahagia, tenang, dan yakin dengan janji Allah jika anda tahu bahwa di atas langit ada Rabb Yang Maha Adil, Hakim Yang Maha Bijak, Yang Memasukkan seorang wanita ke surga hanya karena telah menolong seekor anjing, dan memasukkan seorang wanita yang lain ke neraka karena menyiksa seekor kucing?

Wanita pertama adalah wanita pelacur dari Bani Israel. Dia memberi minum kepada seekor anjing yang kahausan. Maka, Allah pun mengampuni semua dosanya dan memasukkan ke dalam surga. Sebab dia melakukan itu dengan penuh ikhlas karena Allah semata.

Sedangkan wanita kedua adalah seorang wanita yang menyekap seekor kucing di dalam sebuah kamar tanpa diberi makan dan minum. Kucing itu terpaksa makan serangga yang ada di tanah. Sebagai balasan, oleh Allah dia dijebloskan ke dalam neraka.

Cerita ini memberi manfaat yang besar dan memberikan kedamaian di dalam hati karena anda akhirnya tahu bahwa Allah tetap membalas sekecil apa pun amalan itu.

Dalam Shahih al-Bukhari disebutkan: “Ada empat puluh budi pekerti. Yang paling tinggi adalah wanita yang memberikan kambing betinanya. Tidaklah seseorang yang mengerjakan salah satu dari budi pekerti ini karena mengharapkan yang telah dijanjikan Allah dan membenarkan pahala yang akan diterima, kecuali Allah akan memasukkannya ke dalam surga.”

Allah berfirman,

“Barangsiapa yang melakukan kebaikan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat balasannya. Dan barangsiapa yang melakukan kejahatan seberat zarrah pun, niacaya dia akan melihat balasannya.”
(QS. Al-Zalzalah: 7-8)

“Sesungguhnya, perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk.”
(QS. Hud: 114)

Karena itu, tolonglah orang yang mendapatkan bencana, berilah orang yang tidak mendapatkan rezeki, tolonglah orang yang dizalimi, berilah makan orang yang sedang kelaparan, berilah minum orang yang kehausan, jenguklah orang yang sedang sakit, antarkan jenazah orang yang meninggal, hiburlah orang yang mrndapatkan musibah. Tuntunlah orang yang buta, tunjukilah orang yang sedang tersesat, hormatilah tamu yang datang. Berbuat baiklah kepada tetangga, hormatilah orang yang lebih tua dan kasihilah orang yang lebih muda. Jangan pelit dengan makanan yang anda miliki, bersedekahlah dengan harta milik anda, haluskanlah tutur kata anda, dan janganlah anda menyakiti seseorang sebab itu akan menjadi sedekah bagi anda.

Nilai-nilai yang indah dan sifat-sifat yang tinggi tersebut akan membawa kebahagiaan dan kedamaian. Juga, dapat mengusir kesedihan, kesuntukan, dan keresahan yang ada.

Demi Allah, sungguh budi pekerti yang bagus sekali. Jika budi pekerti itu adalah seorang pria, maka pastilah seorang lelaki yang gagah dan tampan, berbau wangi, namanya bagus, dan wajahnya selalu berseri.

(Dikutip dari La Tahzan – Dr. ‘Aidh al-Qarni)

Posted from WordPress for Android

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 13 Februari 2014 in Renungan

 

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s