RSS

Arsip Tag: puisi

Kekasih, Belahan jiwaku

Kekasih,
Dengarlah
Dirimu bagai embun di pagi hari
Yang menyejukkan kalbu di kala hati resah gelisah

Kekasih,
Dengarlah
Matamu bagaikan permata Memancarkan cahaya
Menerangi hati dalam kesendirian

Kekasih,
Senyumlah
Senyummu yang menawan
Membuat hati selalu dilanda rindu

Kekasih,
Dengarlah
Cintaku padamu bagai ombak samudra
Yang kan selalu bergelora

Kekasih,
Sayangku belahan jiwaku
Cintaku padamu tak akan pernah padam

Kekasih, sayangku
Aku cinta padamu

 
1 Comment

Posted by pada 6 November 2009 in cinta, loved, puisi, Puisi Cinta

 

Kaitkata: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Ketika Hujan Turun

Ketika hujan turun dengan derasnya
Aku menunggumu di sini
Di tempat dulu kita bertemu
Tapi kau tak juga datang
Aku teringat ketika pertama kali kita bertemu
Di sini, di mana burung-burung berkicauan, bernyanyi
Diiringi gemercik air dan dedaunan
Di mana bunga-bunga bermekaran
Matamu indah memancarkan cahaya kasih
Senyummu merekah menawan hati
Kuulurkan tangan padamu
Kutawarkan persahabatan padamu
Dan kau menyambutnya
Dengan kehangatan tanganmu
Dan pancaran matamu
Dan senyum manismu
Kini kita tlah lama berpisah
Tak ada kabar berita darimu
Tapi aku tetap menunggumu di sini
Di tempat di mana kita pertama kali bertemu
Walau musim berganti
Walau burung-burung tak lagi bernyanyi
Dan bunga-bunga tak lagi bermekaran
Aku kan tetap menunggumu
Sampai kau datang dengan senyum manismu
Atau sampai Tuhan mengambil nyawaku

 
Leave a comment

Posted by pada 24 Oktober 2009 in cinta, puisi, Puisi Cinta

 

Kaitkata: , , , , , , , , , , , , , ,

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 113 pengikut lainnya.